Latar Belakang

Program Penelitian Lingkungan merupakan kegiatan penelitian bidang kepariwisataan yang bersifat akademis yang terintegrasi ke dalam kurikulum semester VI program studi Manajemen Destinasi Pariwista (MDP) Jurusan Kepariwisataan, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung sebagai proses pembelajaraan untuk mengaplikasikan konsep – konsep yang telah didapat selama perkuliahan lima semester secara nyata dilapangan yang diwujudkan melalui praktek kegiatan penelitian lapangan yang sebelumnya disebut dengan Filed Project Study (FPS). Namun dengan perubahan kurikulum di MDP, pada 2017 FPS berubah nama menjadi Penelitian Lingkungan.

Program Penelitian Lingkungan ini merupakan kegiatan tahunan yang telah dilakukan semenjak tahun akademik 1987/1988. Sejak pertama kali dilaksanakan, program ini telah memiliki fungsi ganda yaitu sebagai wahana laboratorium pendidikan mahasiswa Jurusan Kepariwisataan dan sebagai perwujudan pengabdian sivitas akademika Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP Bandung) yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa pada umumnya pelaksanaan suatu penelitian pariwisata memerlukan sumber daya dan upaya yang besar. Belum meratanya konsepsi pemikiran aspek-aspek pengembangan pariwisata di kalangan stakeholders serta adanya gap/perbedaan kepentingan dalam meningkatkan pembangunan kepariwisataan yang terintegrasi dan berkesinambungan. Berlandaskan pada isu dan kasus pengembangan pariwisata yang terjadi diberbagai daerah, maka STP Bandung berupaya menawarkan alternative solusi yang bersifat aplikatif dan operasional melalui Program Penelitian Lingkungan ini.

Penelitian Lingkungan Program Studi Manajemen Destinasi Pariwisata-Jurusan Kepariwisataan (KEP) merupakan kegiatan penelitian kepariwisataan dengan ruang lingkup spesifikasi destinasi pariwisata. Program penelitian lingkungan ini diimplementasikan dalam bentuk kerjasama dengan pemerintah daerah yang membutuhkan kegiatan penelitian pengembangan destinasi pariwisata.

Manfaat Kegiatan

Manfaat dari kegiatan ini akan dirasakan minimal oleh tiga pihak yang antara lain adalah :

Mahasiswa

  • Mendapatkan pengetahuan atas kondisi aktual permasalahan – permasahan dalam dunia usaha pariwisata/destinasi pariwisata dan solusinya dalam upaya meningkatkan kemampuan ilmiah.
  • Kesempatan untuk memberikan kontribusi secara nyata dalam pengembangan usaha pariwisata/destinasi pariwisata melalui  operasionalisasi kompetensi sesuai bidang kajian.
  • Menerapkan konsep – konsep pengembangan usaha pariwisata/destinasi pariwisata secara riil yang berguna bagi kepentingan peningkatan kapasitas usaha pariwisata & pengembangan pariwisata daerah

Dosen

  • Meningkatkan kompetensi dibidang pendidikan dan penelitian secara komprehensif.
  • Menggali dan mengembangkan konsep – konsep pengembangan usaha pariwisata dalam upaya updating materi perkuliahan.
  • Implementasi fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada upaya pengembangan dunia usaha pariwisata dan pariwisata daerah

Instansi

  • Pelayanan penelitian sesuai dengan kebutuhan stakeholder pariwisata dalam upaya meningkatkan kapasitas pengembangan pariwisata daerah.
  • Kemudahan untuk mendapatkan informasi secara efisien, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
  • Akses untuk mendapatkan konsepsi serta kerangka berpikir yang terkini dalam mengembangkan usaha pariwisata/pariwisata daerah.
  • Memberikan dukungan dan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan mahasiswa

Deskripsi Kegiatan

Metode Pelaksanaan

Penelitian Lapangan dilakukan di berbagai destinasi (bagi  Program Studi Manajemen Destinasi Pariwisata)  dengan pola swakelola.

Tahapan dan Waktu Pelaksanaan

Tahapan dan pelaksanaan kegiatan peneltian ini terdiri dari :

  1. Tahap Pekerjaan
  • Persiapan Survai
  • Observasi  Lapangan (Observasi dan Pengumpulan data)
  • Konsultasi dan Wawancara
  • Studi Pustaka
  • Pengolahan Data dan Analisis
  • Formulasi Rencana (Rekkomendasi)

2. Penyusunan  Laporan

  • Laporan Pendahuluan (Inception Report), berisikan gambaran permasalahan dan kerangka pemikiran serta langkah langkah penelitian, termasuk keluaran yang diharapkan.
  • Laporan Sementara (Interim Report),  merupakan laporan yang berisikan data temuan dan pengolahan data.
  • Rancangan Laporan Rampung (Draft Final Report), merupakan laporan yang berisikan proses penganalisaan dan rancangan rekomendasi
  • Laporan Rampung (Final Report), merupakan hasil rekomendasi yang berisikan rencana- rencana solusi permasalahan.

3. Kegiatan Seminar

  • Seminar Internal.

Merupakan kegiatan pembahasan antara tim peneliti dan narasumber dosen STPB terhadap laporan pendahuluan, laporan sementara, dan rancangan laporan rampung.

  • Seminar Nasional

Merupakan kegiatan pembahasan antara tim peneliti dengan pembahas daerah (Pemerintah Daerah) serta narasumber outsourcing yang pakar sesuai bidang kajian topik penelitian. Dihadiri oleh lembaga pendidikan bidang pariwisata sebagai peserta seminar.

4. Pelaporan dan Penilaian Kegiatan

  • Evaluasi Absensi

Mahasiswa diwajibkan memberikan laporan absensi kehadiran per minggu kepada koordinator program dan akan mendapat peringatan dan sanksi sesuai jumlah absen yang tercatat.

  • Evaluasi Penilaian Seminar Internal

Penilaian kelompok terhadap presentasi, isi laporan dan teknis penulisan laporan

  • Evaluasi Penilaian Laporan Pendahuluan, Observasi Lapangan, Laporan Sementara, Rancangan Laporan Rampung, Laporan Rampung

Penilaian individu per kelompok berdasarkan keterlibatan dalam penulisan laporan, inisiatif, dan daya nalar dalam penganalisaan dan formulasi rekomendasi, serta ketanggapan memahami literatur dan referensi lain.

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *